Umat Islam dan Perayaan Tahun Baru Masehi

fikirzikir1

Sebagaimana kita ketahui, umat Islam Indonesia pada saat ini sudah terhanyut oleh budaya-budaya kafir yang merasuki mereka melalui media, infotainment dan segala bentuk acara televisi yang sedikit banyak telah mengikis Aqidah Islam. Contohnya saja, dalam perayaan Tahun Baru masehi yang sebentar lagi akan berlangsung di kota kota besar di Indonesia. Perayaan pergantian tahun ini selalu di laksanakan dengan berbagai kegiatan yang berbau “maksiat” dan terkesan “hura-hura” dan “huru-hara”.

Kalau ditanya atau dilihat KTP para pemuda pemudi yang ikut merayakan tahun baru, kebanyakan dari mereka adalah Islam. Hal ini tentu saja membuat kita sebagai umat Islam prihatin. Betapa tidak, mengapa perayaan Tahun baru masehi begitu menggelegar dibandingkan dengan pergantian tahun hijriah. Seakan akan kita sebagai umat Islam telah kehilangan identitas sebagai seorang muslim.

Menurut hemat penulis. Ini adalah akibat perang pemikiran (Ghozwul Fikr) yang telah menyerang umat Islam dari segala penjuru. Sehingga masyarakat muslim terjebak dalam masalah seremonial tahun baru Masehi. Seakan-akan momen pergantian Tahun ini adalah ajang untuk berhura hura dan berbagi kasih dengan pasangan masing masing. Padahal hal ini justru menjerumuskan mereka kepada jurang kenistaan yang tidak akan berakhir.

Untuk merubah “mind set” berhura hura dalam malam tahun baru, diperlukan peran dan kesungguhan dari para tokoh masyarakat dan agama. Sebagaimana Islam tidak memberikan peluang bagi setiap muslim berbeda dalam masalah aqidah. Aqidah mereka harus 1, yaitu Islam. Segala jenis perbuatan dan perayaan yang berjalan tidak sesuai dengan aqidah Islam, maka akan tertolak. Sebagaimana Sayyidah Aishah R.A mengabarkan, hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari & Muslim, Rasulullah S.A.W bersabda:

“Barang siapa membuat sesuatu yang baru yang tidak pernah ada sebelumnya, maka ia akan tertolak”

Dalam hal ini perayaan pergantian tahun adalah sesuatu yang tidak ada di dalam agama Islam, dan kemudian ditegaskan lagi dalam sebuah hadist marfu’ dari Abi Umamah Al Bahily, Rasulullah bersabda:

 “Barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia dari golongan mereka”.

Dari hadist diatas kita mengetahui bahwa mengikuti perayaan tahun baru adalah mengikuti orang-orang nasrani, maka mengikuti orang nasrani sama seperti menjadi nasrani.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mengisi kekosongan dalam Tahun baru, diantaranya:

Pertama, Mengucapkan rasa syukur kepada Allah S.W.T yang telah memberikan rahmat dan hidayah kepada Bangsa Indonesia, utamanya umat Islam sepanjang tahun ini.

Kedua, Muhasabah (Introspeksi). Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh manusia beramal baik dan melanggar aturan Allah S.W.T.

Ketiga, Mu’atabah (Membersihkan diri). Selama setahun berbagai macam peristiwa bahagia, menyedihkan, kehidupan atau kematian. Sangat penting agar kita betul betul mengaku bahwa kita sebagai makhluqnya yang serba terbatas dan lemah.

Keempat, Muroqobah (supervisi). Bangsa Indonesia, utamanya umat Islam kedepannya harus obtimis, jangan berputus asa meski berbagai cobaan atau masalah mendera bangsa Indonesia.

Daripada bengong sambil berfikir atau menghayal terhadap hal-hal yang tidak berfaedah, maka kita sebagai muslim sejati sebaiknya mengisi malam pergantian tahun dengan banyak berzikir dan berdoa untuk kebaikan kita, keluarga dan umat Islam khususnya untuk kebaikan kita di tahun berikutnya.

Wallahu A’lam Bisshowab.

Paguntaka City, 31 December 2014.

H. Intan Sumantri Sholeh B.Irkh.

About intanelwahdy

Graduate of International Islamic University Malaysia B.A In Islamic Studies. Member of Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia Branch Kaltara Member of Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Tarakan
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s