Thanks God, Tomorrow is Friday.

Hari ini adalah hari yang agak melelahkan bagi diriku, ya.. begitulah kamis adalah hari yang agak sibuk pada semester ini, mulai dari pukul 08.30am di muqoddimahi dengan “Ulum Hadist” kemudian setelah itu dilanjutkan dengan “Madkhal Ila Ushul Fiqh” hingga hampir tengah hari. Semuanya adalah subject yang perlu pemahaman dan hafalan. kemudian sore harinya masih ada “Qiro’ah Nasyiyah Fi kutubil Hadith”. Kalaulah saja otak saya seperti Imam Syafi’i yang bisa menghafal “Kitab Muwatto” miliknya Imam Malik dalam semalam, maka tidak ada rasa berat untuk melewati ini semua. Tapi karena diriku adalah seorang manusia biasa dengan intelligent yang tidak terlalu tinggi, maka perlu Perjuangan yang keras dan Istiqomah serta Berdoa dan Bertawakkal untuk mempertahankan CGPA 3,5.

Tapi semua itu saya kembalikan kepada Allah S.W.T sebagai pemilik semua Ilmu pengetahuan, manusia hanya diberi sedikit Ilmu untuk menuntun kehidupannya di dunia agar tidak menyesal pada kehidupan yang ke-2 nanti, yaitu Akhirat. Yang mana kita percaya atau tidak, kita tunggu ataupun tidak, kita bersedia ataupun tidak, dia akan menjemput manusia kapan saja Allah kehendaki. Sampai saya pernah mendengar orang mengatakan: “Mati itu sudah pasti, manusia yang hidup pasti akan mati, tapi Syurga itu adalah pilihan”. Begitu menusuk dan tajam ke dalam hati saya ketika mendengarkan perkataan ini, apakah saya sudah bersedia untuk menghadapi kematian yang kapan saja siap menjemput saya? Semoga kita semua dapat menutup dunia kita masing-masing dengan “Husnul Khotimah” dengan ucapan “La Ilaha Illaulah, Muhammadur Rosululloh”.

Banyak hal yang harus saya syukuri dalam kehidupan ini, terutama nikmat kesehatan. Manusia biasa terlupa atau bahkan sengaja melupakan kenikmatan yang satu ini, padahal tanpanya, manusia akan merasakan bahwa kehidupan di dunia ini tidak ada harganya. Ya..itulah dia “Sehat”. Saya merasakan sangat bersyukur pada beberapa hari ini, karena Allah telah mengingatkan saya agar kembali mensyukuri apa yang telah berikan-Nya kepada saya.

Ketika nikmat kesehatan telah dicabut dari seorang individu manusia, manusia akan menyadari akan arti pentingnya sehat dalam kehidupan. Sebagaimana sunnah/kebiasaan teman-teman di Malaysia, kalau berjumpa dengan kawan, sama ada kali ke-2 ataupun ke-3, maka kalimat pertama yang terlontar darinya adalah “Awak Sihat…?” Ini membuktikan begitu pentingnya manusia yang hidup sehat tanpa kekurangan sesuatu apapun.

Kembali ke Laptop, Ala Kulli Hal, saya banyak berterima kasih kepada semua kawan yang telah memberikan pertolongan dan perhatiannya kepada diri saya pribadi di saat saya membutuhkan/memerlukan kalian semua. Jum’at adalah hari istirahat, dimana pada hari ini juga umat Islam di seluruh penjuru dunia berkumpul di Masjid-masjid untuk melaksanakan sholat secara berjamaah, yang dikomandani oleh seorang Imam, yang sebelum itu mereka(jama’ah) telah mendapatkan nasehat/petuah dari Sang Khotib yang berkhutbah di atas mimbar.

Wallahu A’lam Bisshowab…

 

About intanelwahdy

Graduate of International Islamic University Malaysia B.A In Islamic Studies. Member of Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia Branch Kaltara Member of Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Tarakan
This entry was posted in Intan's Notes. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s