SUATU HARI TANPA KEHADIRAN “DIRIMU”*

Subuh pagi ini terasa hampa tanpa kehadiranmu.

Dirimu yang selalu menemaniku sebelum aku bersujud menghadap Tuhanku.

Dan dirimu juga yang selalu menemaniku di pagi dan petang.

Dalam sehari sudah dipastikan aku selalu menyentuhmu.

Dan sentuhanmulah yang dapat mensucikan diriku.

Ketika kau tidak nampak dihadapanku dalam sehari sahaja, aku akan merasa resah dan gelisah.

Inilah perasaan seseorang yang telah mencintai Rabb nya.

Engkau laksana  ubat bagi seorang pesakit

Engkau laksana kumbang bagi bunga yang sedang mekar.

Engkau laksana teman di kala sepi.

Engkau takkan tergantikan oleh apapun.

Dan takkan ada yang bisa menggantikanmu walaupun ianya lebih baik darimu.

Aku ada di dunia kerana Allah, dan kau pun ada di dunia kerana kehendak Nya.

Sampai bilakah kau akan bersembunyi entah kemana.

Kuharapkan kau segera kembali.

Agar aku tenang hidup di Mahallah As-Siddiq.

*(Rintihan seorang Mahasiswa ketika Air menghilang dari Mahallah)

About intanelwahdy

Graduate of International Islamic University Malaysia B.A In Islamic Studies. Member of Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia Branch Kaltara Member of Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Tarakan
This entry was posted in Intan's Notes. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s