Hukum sholat di masjid yang terdapat kuburan/makam.

Sholat di masjid yang didalamnya terdapat kuburan boleh di golongkan ke dalam 2 golongan:

  1. Kuburan tersebut sudah ada sebelum masjid dibangun, jadi pembangunan masjid tersebut di atas kuburan yang telah ada sebelumnya. Maka diwajibkan bagi para muslim untuk tidak sholat di masjid ini, dan kepada orang atau instansi yang membangun masjid ini diharapkan untuk menghancurkannya, dan apabila orang atau instansi yang membangun ini tidak mau untuk menghancurkan masjid tersebut, maka kewajiban untuk menghancurkan masjid itu berada di tangan pemerintah.
  2. Masjid tersebut sudah ada sebelum kuburan itu ada, yaitu ketika masjid itu sudah selesai dibangun, kemudian ada jenazah yang dikuburkan di dalam masjid, maka kewajiban bagi orang yang bertanggung jawab atas jenazah tersebut adalah memindahkan kuburan tersebut dari bagian masjid yang dijadikan kuburan. Dan menguburkannya ke tempat lain di luar kawasan masjid.

Dan masjid itu sendiri boleh digunakan untuk sholat dengan syarat tidak ada kuburan/makam di depan imam atau makmum, karena Nabi S.A.W melarang kita untuk sholat menghadap kuburan.

Adapun yang terjadi pada makam Nabi Muhammad S.A.W yang menyatu dengan masjid nabawi, sebagaimana kita ketahui bahwasanya masjid nabawi telah dibangun sebelum wafatnya Nabi, maka tidak dikatakan masjid tersebut dibangun diatas makam nabi. Dan sebagaimana kita ketahui bahwa Jasad Nabi Muhammad tidak di kuburkan di dalam masjid melainkan dimakamkan di rumahnya yang terpisah dari badan masjid. Dan pada zaman khalifah Walid Ibn Abdul Malik yang  mana beliau menulis surat kepada gubernur kota madinah pada saat itu (Umar Ibn Abdul Aziz) pada tahun 88 H untuk menghancurkan masjid Nabawi, kemudian Umar mengumpulkan kaum muslimin dan para Fuqoha’ (Ahlul Fiqh) dan kemudian beliau (Umar Ibn Abdul Aziz) membacakan perintah dari Walid Ibn Abdul Malik untuk menghancurkan masjid tersebut, dan beratlah hati kaum muslimin pada saat itu. Dan setelah melalui pembicaraan panjang diantara mereka, maka didapati bahwa makam Rosul tidak berada di dalam masjid nabawi dan tidak dibangun di dalam masjid, maka tidak ada alasan bagi siapa saja yang membangun masjid diatas kuburan atau membuat kuburan di dalam masjid berdasarkan hadist Rosul.

(قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : لعنة الله على اليهود والنصارى اتخذوا قبور أنبيائهم مساجد.( أخرجه البخاري ومسلم.

Artinya:

Rosululloh S.A.W bersabda: Allah melaknat kepada orang yahudi dan nasrani yang menjadikan kuburan nabi-nabi mereka sebagai tempat ibadah (HR. Bukhori Muslim).

Dan pada riwayat yang lain di jelaskan:

(عن ابن مسعود رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: إن من شرار الناس من تدركهم الساعة وهم أحياء، والذين يتخذون القبور مساجد (رواه أحمد.

Artinya:

Dari Ibnu Mas’ud r.a bahwasanya Nabi S.A.W bersabda: Sesungguhnya sejelek-jeleknya manusia adalah yang mengetahui datangnya hari Qiamat dan mereka masih hidup, dan orang-orang yang menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah (Ahmad).

Hadist tersebut di riwayatkan oleh Imam Ahmad dengan sanad Jayyid, dan setiap mukmin tidak akan ridho untuk mengikuti apa yang telah diperbuat oleh orang-orang yahudi dan nasrani dan tidak akan mau untuk menjadi seburuk-buruknya makhluk didunia ini.

 

 

 

Diterjemahkan dari Kitab “Fatawa Al Ulama’ haula Akhto’ al Mushollin”

Taman Ilmu dan Amal….

13 Januari 2011 (Islamic Revealed Knowledge & Heritage – Qur’an Sunnah study).

About intanelwahdy

Graduate of International Islamic University Malaysia B.A In Islamic Studies. Member of Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia Branch Kaltara Member of Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Tarakan
This entry was posted in Islamization. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s