Akhir Zaman

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَ عَمِلُوا الصَّالِحاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَ لَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضى‏ لَهُمْ وَ لَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْناً يَعْبُدُونَنِي لا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئاً وَ مَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذلِكَ فَأُولئِكَ هُمُ الْفاسِقُونَ ( النور : 55 )

Allah SWT menjanjikan orang-orang yang beriman dari kalian dan yang beramal saleh, bahwa mereka akan dijadikan sebagai khalifah di atas muka bumi, sebagaimana Ia juga telah menjadikan para pemimpin sebelum mereka dan –Ia menjanjikan untuk menyebar dan menguatkan agama yang mereka ridhai, dan menggantikan rasa takut mereka menjadi aman, Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.

Sejarah Singkat Umat Islam

Sebelum terwujudnya Negara Islam (± 600M)

  • 570 M : Kekalahan Abrahah dalam usahanya menghancurkan Ka’bah.

Kelahiran Nabi Muhammad SAW

  • 576 M : Ibu Nabi Muhammad SAW (Siti Aminah) meninggal dunia (Nabi berumur 6 tahun).
  • 594 M : Nabi Muhammad menikah dengan Siti Khodijah

Pada Umur 40 tahun Nabi diangkat menjadi Rosul di Gua Hira dan bermulanya Da’wah kepada Islam.

Rosul Berda’wah :

  • Memperbaiki Aqidah terutama para Sahabat (di rumah Arqom Bin Abi Arqm).
  • Pembentukan Syakhsiyyah Islamiyyah baik Aqliyyah ataupun Nafsiyyah terutama kepada para sahabat.
  • Membentuk kelompok Da’wah yang berisi para sahabat.

Sehingga turunlah Wahyu Allah dalam surat Al Hijr : 94 tentang da’wah secara terang2an.

فَاصْدَعْ بِمَا تُؤْمَرُ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ ﴿الحجر : ٩٤﴾

“Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik”.

1 H/622 M, Rosul Hijrah ke Madinah, dan menerapkan syariat islam.

Diantara usaha Rosul di Madinah adalah :

  • Mendirikan Masjid
  • Membuat piagam Madinah (Mengatur hubungan kaum Muslimin & Yahudi )
  • Menyusun strategi politik dan persenjataan.

11 H/632 M, Rosul berhaji Wada’ dengan ± 100.000 Umat Muslim dan Turunlah Surat Al Maidah : 3.

Rosul Wafat.

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِيناً فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لِّإِثْمٍ فَإِنَّ اللّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ ﴿المائدة : ٣﴾

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni`mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barangsiapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (Al Maidah : 3).

Khulafaur Rosyidun (11 – 40 H / 632 – 661 M).

  • Abu Bakar Assiddiq
  • Umar Ibn Khattab
  • Usman Ibn Affan
  • Ali Ibn Abi Thalib

Khilafah Bani Umayyah (41- 132 H / 661 – 750 M).

  • Muawiyah Bin Abi Sufyan
  • Yazid bin Muawiyah
  • Marwan bin Hakam
  • Abdul Malik bin Marwan…..dst…..Marwan bin Muhammad ( 14 Kholifah yg memimpin).

Khilafah Bani Abbasiyah (132 – 923 H / 750 – 1517 M).

  • Abu Abbas Assofah
  • Abu Ja’far Al Mansyur
  • Almutawakkil Allahu III( Terakhir)……(56 Kholifah).

Khilafah Bani Usmaniyyah (923 – 1342 H / 1517 – 1924 M), 1300 tahun khilafah.

  • Salim I
  • Salim II
  • Murad III…..dst …Sampai Murad IV….(29 Kholifah).

Rasulullah saw. menerangkan mengenai tanda-tanda tersebut yang berasal dari Sabda-sabda Rasulullah saw.

  • Tanda I

Dalam satu hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Adi dan Husain Ibnu Hasan dan Ali r.a. berkata: “Orang-orang Islam hanya tinggal pengakuannya saja. Apa-apa yang dijanjikan (tertulis) di dalam Alquran sudah tidak tampak lagi (di dalam umat ini) baik dari segi persaudaraan maupun kemuliaannya”

  • Tanda II

Di akhir zaman, orang-orang Islam akan meninggalkan Alquran. Artinya, secara umum, orang Islam sudah tidak mengetahui lagi isi dan rahasia-rahasia Alquran. Kalaupun ada, hanya digunakan untuk ‘perang’ kemerduan suara, untuk mengangkat sumpah, dibaca pada upacara kematian. Sedangkan maksud dari arti yang dibaca, tidak diketahui sama sekali. Padahal Alquran merupakan undang-undang atau jalan hidup kita hingga Kiamat.

  • Tanda III

Masjid menjamur dimana-mana, banyak terdapat hiasan-hiasan, ukiran-ukiran, akan tetapi kosong dari petunjuk. Dengan kata lain, walaupun banyak terdapat masjid-masjid, namun darinya tidak bisa mendatangkan kemenangan dan persatuan Islam melainkan hanya cerai-berai.

  • Tanda IV

Ulama-ulama tidak menjadi contoh atas ketinggian “akhlak” yang diajarkan Junjungan kita Rasulullah saw., tetapi didalam masjid-masjid, mereka mengumbar fitnah, hingga umat Islam bertambah cerai-berai, terjadi perpecahan antara anak dengan bapaknya, suami dengan istrinya, paman dan keponakannya, akhirnya terjadilah saling boikot, sesat-menyesatkan, kafir-mengafirkan, sampai-sampai diterbitkan kedalam buku-buku, majalah-majalah dan koran-koran.

Hal-hal diatas, merupakan nubuwwatan sabda Rasulullah saw, yaitu: “Tidak lama lagi, manusia akan mengalami zaman dimana Islam tinggal namanya saja, Quran hanya tinggal huruf-hurufnya, masjid ramai, akan tetapi sepi dari petunjuk. Ulama-ulama menjadi sejahat-jahat orang di kolong langit, karena dari mulutnya keluar fitnahan-fitnahan. Dan (fitnahan-fitnahan itu) akan kembali kepada diri mereka sendiri “

  • Tanda V

Sesuai hadits yang diriwayatkan melalui Hadhrat Ali r.a., akan banyak permainan judi sehingga sangat banyak macamnya.

  • Tanda VI

Disebutkan dalam kitab Misykat bahwa minuman-minuman keras akan bertambah banyak. Hal ini sangat nyata dan bisa dibandingkan dengan masa dahulu. Bahkan di zaman ini, minuman keras (minuman beralkohol) sudah menjadi satu gaya hidup sebagian besar orang. Dimana-mana terjadi pemberantasan minuman keras tersebut, namun sebaliknya, pertambahan produksi minuman keras justru meningkat tajam.

  • Tanda VII

Di dalam Musnad Ibnu Abbas, disebutkan bahwa perempuan-perempuan di zaman itu walaupun berpakaian, akan tetapi hakikatnya mereka telanjang. Kita sudah banyak melihat menjamurnya fashionfashion yang dahulu tidak ada, yaitu banyaknya pakaian-pakaian berjenis model ketat.
Selain itu, para perempuan itu akan menyerupai dandanan laki-laki sudah banyak kita jumpai.

Tanda-tanda lainnya:

  • Orang Kristen akan menjadi banyak (HR Muslim Bab Fitan)
  • Orang Islam menjadi lemah (HR Ibnu Majah)
  • Banyak orang Islam yang menjadi Kristen (HR Tirmizi)
  • “Keadaan akhlak satu dengan yang lain, adalah saling tuduh-menuduh memaki-maki, fitnah-memfitnah dengan sengaja” (sabda Hadhrat Ali r.a. dalam kitab Hujajul Kiromah)
  • Perempuan dan laki-laki sama-sama berniaga (HR Tirmizi)
  • Bermacam-macam penyakit akan datang seperti wabah Ta’un (Cholera) dan orang mati secara tiba-tiba (Hujajul Kiromah)
  • Jumlah perempuan lebih banyak dari laki-laki (HR Muslim)
  • Akan datang Imam Mahdi (HR Daaru Quthni).

Kedatangan Al Qoim Al Mahdi.

Dalil Al Qur’an.

وَ لَقَدْ كَتَبْنا فِي الزَّبُورِ مِنْ بَعْدِ الذِّكْرِ أَنَّ الأْرْضَ يَرِثُها عِبادِيَ الصَّالِحُونَ ( ‏الأنبياء : 105)

“Dan sesungguhnya kami telah menuliskan di Zabur setelah Dzikr*, bahwa dunia akan diwarisi oleh hamba-hambaku yang Saleh”.

*Dzikr : Kitab2 yang berasal dari Langit.

وَ نُرِيدُ أَنْ نَمُنَّ عَلَى الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا فِي الأَرْضِ وَ نَجْعَلَهُمْ أَئِمَّةً وَ نَجْعَلَهُمُ الْوارِثِينَ (قصص:  5)

Kami menginginkan untuk menganugerahkan kepada mereka yang tertindas di bumi, dan akan Kami jadikan para pemimpin dan pewaris dunia.

Ayat ini sesuai dengan beberapa ungkapan Imam Ali di dalam “Nahjul Balagah” serta fatwa para Imam yang lain berkaitan dengan Mahdawiyah, dan sesungguhnya kaum tertindas yang dimaksud adalah para pengikut konvoi kebenaran yang terzalimi yang akhirnya akan jatuh ke tangan mereka. Fenomena ini puncaknya akan terwujud di akhir zaman. Sebagaimana Syekh Shaduq dalam kitab “Amali” menukil sabda Imam Ali yang berkata: ”ayat ini berkaitan dengan kita”.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ مَن يَرْتَدَّ مِنكُمْ عَن دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَلاَ يَخَافُونَ لَوْمَةَ لآئِمٍ ذَلِكَ فَضْلُ اللّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَاءُ وَاللّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ (المائدة : 54)

“Wahai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu’min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”.

وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَ عَمِلُوا الصَّالِحاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَ لَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضى‏ لَهُمْ وَ لَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْناً يَعْبُدُونَنِي لا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئاً وَ مَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذلِكَ فَأُولئِكَ هُمُ الْفاسِقُونَ ( النور : 55 )

Allah SWT menjanjikan orang-orang yang beriman dari kalian dan yang beramal saleh, bahwa mereka akan dijadikan sebagai khalifah di atas muka bumi, sebagaimana Ia juga telah menjadikan para pemimpin sebelum mereka dan –Ia menjanjikan untuk menyebar dan menguatkan agama yang mereka ridhai, dan menggantikan rasa takut mereka menjadi aman, Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.

Secara lahiriah, kita dapat menagkap tiga janji dari ayat tersebut :

  1. Menjadikan mereka sebagai khalifah di atas bumi ini.
  2. Menyebarkan agama mereka (Islam) di atas bumi secara merata sehingga dapat dinikmati oleh seluruh penduduk dunia.
  3. Menggantikan rasa takut mereka dengan rasa aman sehingga mereka dapat menyembah Allah dengan penuh keleluasaan dan tidak menyekutukan-Nya.

Yang jelas, semua janji itu belum pernah terwujudkan hingga sekarang. Kapankah kita pernah merasakan Islam dijalankan secara sempurna? Oleh karena itu, dalam beberapa hadis Ahlulbait, kita akan menemukan takwil dari ayat tersebut bahwa semua janji itu akan terealisasikan pada masa kemunculan Imam Mahdi.

Tanda kemunculan Al Qoim Al Mahdi

  1. Ia memiliki hak tasharuf terhadap alam dan kontrol kepada manusia dan bangsa.
  2. Beliau mengetahui apa yang sedang terjadi di muka bumi Dengan seizin Allah SWT.
  3. Dia akan muncul pada suatu hari yang telah diketahui oleh Allah SWT dan tidak ketahui manusia.
  4. Telah terjadi tanda-tanda sebelum kemunculannya.
  5. Saat dia muncul dia akan menguasai seluruh penjuru dunia.
  6. Isa al-masih as akan turun dari langit, dan bermakmum kepadanya.
  7. Seluruh bangsa dan negara di atas dunia akan tunduk padanya.
  8. Semua agama dan aliran tertuju padanya.
  9. Dia akan membawa ajaran dan tuntunan Islam Muhammadi saw yang benar.

قَالَ: “لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ يَوْمٌ وَاحِدٌ، لَطَوَّلَ اللهُ ذَلِكَ الْيَوْمَ حَتَّى يَبْعَثَ اللهُ رَجُلاً مِنِّيْ (أَو مِنْ أَهْلِ بَيْتِيْ) يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِيْ ، يَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا وَ جَوْرًا.”

Nabi saw bahwa beliau bersabda, “Seandainya tidak tersisa dari (usia) dunia ini kecuali hanya sehari, niscaya Allah akan memanjangkan hari itu hingga Ia membangkitkan seseorang dariku (dari Ahlulbaitku) yang namanya sama dengan namaku. Ia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan sebagaimana ia telah dipenuhi oleh kezaliman dan kelaliman.

Adapun penyebutan secara bersama-sama dzulm dan jaur, juga kata adl dan qisth, dapat berarti bahwa dzulm itu berasal kebanyakan umat manusia, sedang jaur dari kalangan terpandang masyarakat atau para pemimpin. Sebagaimana kata adl bisa diartikan sebagai dari para penguasa dan qisth dari masyarakat kebanyakan.

Dan sebelumnya telah kita bawakan bahwa Rasul saw bersabda: kulitnya seperti kulit kaum Arab dan postur tubuh seperti orang yahudi kebanyakan. Perlu diketahui bahwa banyak penduduk negeri Yordania dan Palestina yang memiliki tinggi badan yang lumayan, tidak seperti tinggi badan penduduk Jepang atau China yang rata-rata pendek dan cethol.

Kemunculan Dajjal.

Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersadba,

مَا مِنْ نَبِيٍّ إِلَّا وَقَدْ أَنْذَرَ أُمَّتَهُ الْأَعْوَرَ الْكَذَّابَ أَلَا إِنَّهُ أَعْوَرُ وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ وَمَكْتُوبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ك, ف, ر. (رواه مسلم ).

Tidaklah ada seorang nabi kecuali memperingatkan umatnya dari bahaya si buta yang pendusta. Ketauhilah sesungguhnya dia buta sebelah sedangkan Rabb kalian tidak buta. Dan sesungguhnya di antara kedua matanya tertulis كف ر .” (HR. Muslim).

Ciri2 Dajjal menurut Beberapa Hadist :

  1. Salah satu matanya Buta.
  2. Diantara kedua belah matanya tertulis kata ‘kafir’ dalam bahasa Arab yang bisa dibaca oleh setiap mukmin yang bisa baca tulis atau tidak.
  3. Berambut Keriting dan Matanya keluar.
  4. Berjalan seperti hujan yang diterpa angin (sangat cepat).
  5. Dajjal memiliki kemampuan yang menyerupai Tuhan yang disangka/dipuja orang2 Yahudi.

Dari Anas bin Malik radliyallah ‘anhu, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

يَتْبَعُ الدَّجَّالَ مِنْ يَهُوْدِ أَصْبَهَانَ سَبْعُوْنَ أَلْفًا عَلَيْهِمْ الطَّيَالِسَةُ

Dajjal akan diikuti oleh orang-orang Yahudi Ashbahan (sebuah kota di Iran) sebanyak 70 ribu yang memakai pakaian thayalisah (sejenis kain yang dipakai di pundak ujuangnya dari sutera).” (HR. Muslim).

Masih dari Anas, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

لَيْسَ مِنْ بَلَدٍ إِلَّا سَيَطَؤُهُ الدَّجَّالُ إِلَّا مَكَّةَ وَالْمَدِينَةَ وَلَيْسَ نَقْبٌ مِنْ أَنْقَابِهَا إِلَّا عَلَيْهِ الْمَلَائِكَةُ صَافِّينَ تَحْرُسُهَا

Semua negeri akan di masuki Dajjal kecuali Makkah dan Madinah. Dan semua jalan yang menuju ke kedua kota itu dijaga para Malaikat.” (HR. Muslim).

Ketika itulah, Allah mengutus Al Masih Isa bin Maryam yang turun di Menara putih di timur Damaskus. Ia mengenakan baju yang dicelupi dengan za’faran dan berwarna hijau, kedua tangannya diletakkan di atas sayap dua Malaikat. Apabila ia menganggukkan kepalanya maka akan turun hujan dan apabila ia mengangkat kepalanya maka dari atas kepalanya turun kepingan-kepingan perak bagaikan berlian. Setiap orang kafir yang mencium bau tubuhnya akan mati. Kemudian ia mencari Dajjal hingga menemukannya di pintu ‘Lud’ (nama daerah dekat Baitul Maqdis), lalu ia membunuhnya . . .”

About intanelwahdy

Graduate of International Islamic University Malaysia B.A In Islamic Studies. Member of Majelis Intelektual & Ulama Muda Indonesia Branch Kaltara Member of Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Tarakan
This entry was posted in World. Bookmark the permalink.

One Response to Akhir Zaman

  1. Agung Kusuma says:

    Apakah ada hubungannya antara Al-mahdi dengan Al-Wahdi…..?🙂🙂🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s